Kebudayaan Jogja Yang Masih Eksis Hingga Kini

Kebudayaan Jogja menjadi daya tarik khas yang unik. Sebagai kota tua, Jogja memiliki budaya dan tradisi yang kuat dan kental. Peradaban masa lalu berhasil menciptakan beragam peninggalan tersebut. Peninggalan yang berhasil menarik perhatian bangsa dan dunia. Peninggalan yang membuat wisatawan lokal bahkan mancanegara selalu rindu berkunjung ke kota Jogja.

Sebelum pandemi covid-19 wisatawan yang berkunjung ke kota ini begitu banyak. Kota yang akrab disebut kota pelajar, kota pariwisata hingga kota gudeg ini menjadi salah satu daerah tujuan destinasi. Baik untuk belajar, berwisata bahkan untuk mendalami budaya yang tersimpan di dalamnya.

Sehingga jika masa itu anda temukan banyak turis dijalanan maka hal tersebut menjadi hal yang lumrah. Bahkan di sepanjang jalan Prawirotaman terdapat beragam fasilitas untuk para turis. Dari sekedar restaurant, tempat nongkrong bahkan hingga penginapan.

Begitu juga dengan pendatang lokal dalam negeri. Setiap tahun Jogja selalu dibanjiri pendatang dari berbagai daerah. Terlebih mahasiswa yang ingin belajar, banyak diantaranya yang menggunakan travel antar kota dalam menempuh perjalanan. Dan tidak sedikit dari mahasiswa tersebut yang minat mempelajari budaya Jogja.

Budaya Jogja ada yang berupa candi, sumber : pixabay.com
Jogja memiliki banyak budaya, sumber : pixabay.com

Namun pasca pandemi kota tersebut sedikit demi sedikit sedang berbenah. Isolasi yang memaksa manusia mengurani mobilitas membuat pemerintah setempat melakukan perbaikan disana-sini. Dengan harapan saat corona benar-benar hilang, siapapun yang berkunjung mendapatkan kepuasan yang terkesan.

Perbedaan Antara Budaya Dan Tradisi

Setiap daerah tentunya memiliki leluhur masing-masing. Dimana pada daerah yang terbilang cukup tua, leluhur masyarakat sekitar akan berhasil menciptakan sesuatu. Manusia sebagai makhluk yang memiliki akal dan rasa, pada suatu masa akan menciptakan karya.

Karya manusia tidak selalu terwujud dalam sebuah benda. Beberapa karya bahkan hanya bisa dinikmati saat mendengarnya, yaitu musik. Ada juga yang merupakan cerita yang hanya disampaikan dengan lisan. Salah satu cerita yang hingga kini ada adalah tentang beringin kembar Jogja.

Menurut Andreas Ardhataman dalam tulisannya yang berjudul Sejarah Lokal Dan Tradisi, budaya memiliki makna sendiri. Secara sederhana budaya dapat diartikan sebagai pola kejiwaan. Dimana didalamnya terkandung dorongan-dorongan hidup dasar, insting, perasaan, budaya ataupun fantasi. Atau biasa disebut hasil cipta rasa dan karya dari manusia.

Maka dari itu di Jogja sendiri akan kita temukan dia jenis, yaitu apa yang disebut dengan budaya benda dan budaya tak benda. Sedangkan warisan budaya tak benda sendiri diatur dalam Undang-undang. Dalam UU No. 5 tahun 2017 diatur tentang pemajuan kebudayaan serta objek-objeknya, diantaranya tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, pengetahuan tradisional, ritus, teknologi tradisional, seni, permainan rakyat, bahasa dan olahraga tradisional.

Budaya Jogja salah satunya tarian, sumber : kratonjogja.id
Seni tari menjadi salah satu budaya berkesan, sumber : kratonjogja.id

Sedangkan tradisi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai adat kebiasaan turun temurun yang masih dijalankan dalam masyarakat. Penilaian atau anggapan bahwa cara-cara yang telah ada merupakan yang paling baik dan benar.

Dengan demikian budaya yang diwariskan turun temurun dan masih dijalankan akan menjadi tradisi. Terutama yang termasuk dalam warisan kebudayaan tak benda. Sedangkan di Jogja sendiri budaya yang sudah menjadi tradisi dapat anda temukan di berbagai kerajinan dan kuliner.

Daerah seperti Kotagede memiliki tradisi membuat kerajinan tembaga yang pada masa lalu diajarkan turun temurun. Begitu juga memasak gudeg pada masyarakat Jogja secara umum. Namun bersama majunya peradaban hal tersebut mulai ditinggalkan, dan bisa jadi suatu saat nanti akan menjadi sebuah budaya.

Kebudayaan Jogja yang masih Eksis Hingga Kini

Jogja merupakan kota peninggalan peradaban Kesultanan Islam. Sehingga tidak mengherankan jika beberapa budaya terpengaruh dengannya. Dan berikut beberapa budaya yang masih eksis :

1. Gudeg

Sebagai hasil cipta rasa yang menjadi karya dalam bentuk makanan, gudeg menjadi salah satu budaya kota Jogja. Bahkan kuliner satu ini menjadi ikon kota tersebut. Jika orang menyebut namanya, otomatis langsung ingat Kota Jogja. Saat ini gudeg telah berevolusi ada yang dikemas dengan cara dikeringkan bahkan menggunakan kaleng.

Budaya Jogja salah satunya gudeg, sumber : wikipedia.id
Gudeg adalah budaya yang menjadi nama lain Kota Jogja, sumber : wikipedia.id

2. Tari Beksan Lawung

Jogja juga memiliki peninggalan budaya berupa tarian. Tari Beksan Lawung meski tidak semua orang asli bisa melakukan, namun hingga kini masih dilakukan di Keraton Jogja. Tarian ini merupakan ekspresi rasa dari leluhur. Bagi anda yang senang dengan dunia seni, melewatkan tarian ini amat disayangkan.

3. Gamelan

Sebagai bagian dari masyarakat Jawa, Kota Jogja tentunya juga lekat dengan gamelan. Sebagai instrument musik khas Jawa, banyak sanggar kesenian di Jogja yang masih menjaga keberlangsungan belajar gamelan. Meski jumlah peminat dari kalangan pemuda semakin surut, keberadaannya tetap menjadi salah satu budaya Jogja.

4. Gerabah Kasongan

Kasongan menjadi sentra gerabah di Kota Jogja. Meski disana juga ada kerajinan kayu hingga ukiran kayu, namun gerabah disana sudah dikenal dunia. Walaupun bertahannya karena berkaitan dengan faktor ekonomi, namun tetap keberadaannya menjadi salah satu budaya Jogja.

5. Kebudayaan Jogja Wayang

Yang satu ini hingga saat ini masih memiliki begitu banyak peminat. Dari kalangan anak-anak hingga dewasa suka pada wayang. Hal tersebut karena disamping sebagai budaya yang memiliki muatan ilmu, wayang juga terkesan menghibur. Wayang di Jogja menjadi salah satu budaya yang eksis.

6. Batik

Tentunya anda tahu batik bukan? Salah satu produk kerajinan Indonesia yang mendapat pengakuan dunia ini juga ada di Jogja. Bahkan dibeberapa tempat ditemukan sentra batik Jogja. Hal tersebut selain keindahan pada produk ini, karena batik juga bisa dijadikan penopang ekonomi.

Selain beberapa budaya diatas masih banyak lagi budaya lain seperti sendratari Ramayana, tari golek menak, mubeng beteng dan lain-lain. Banyaknya budaya yang ada di Jogja membuat siapapun senang berada disana. Apalagi jika ditambah paham tips wisata hemat di Jogja, akan membuat keberadaan mereka semakin betah.

Budaya Jogja yang masih dipegang oleh masyarakat dan menjadi tradisi membuat Jogja semakin menarik. Harmoni dalam kehidupan masyarakat semakin bisa dirasakan. Jadi kapankah anda akan berkunjung ke Jogja?.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s